BERANDA » Kasus HAM » Peristiwa Idi Cut
Peristiwa Idi Cut
admin
Sabtu, 19 Juni 2010 - 11:34 WIB
PERISTIWA IDI CUT
DESKRIPSI SINGKAT :
Tanggal : Rabu, 3 Februari 1999
Lokasi : Simpang Kuala – Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur
Selasa, 2 Februari 1999, sekitar pukul 15.30 wib warga desa Matang Uli, Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur sedang bergotong royong menyiapkan pentas kegiatan. Sekitar pukul 16.00 wib datang beberapa anggota TNI dengan membawa senjata laras panjang yang diperkirakan oleh masyarakat setempat oleh penduduk setempat sebagai anggota Koramil setempat, mengobrak-abrik pentas yang dibuat warga. Aparat TNI juga memukul beberapa warga yang berada di lokasi.
Rabu, 3 Februari 1999, sekitar pukul 00.45 wib, masyarakat pulang dari mendengar ceramah agama melewati kantor Koramil Idi Cut, tiba-tiba terjadi pelemparan batu dari arah kantor Koramil ke arah massa. Dan sekitar pukul 01.00 wib terdengar suara tembakan dari arah kantor Koramil. Sekitar pukul 02.10 wib suara rentetan tembakan mereda, sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian dinaikkan ke truk aparat. Warga tersebut lalu dibawa dengan truk ke sungai arakundo. Para korban dimasukkan dalam karung goni, diberi pemberat dan di buang ke sungai Arakundo.
Pasca kejadian, Rabu, 4 Februari 1999, sekitar pukul 07.00 wib, aparat TNI masuk ke kawasan pasar di Simpang Puuk dan Kapai Baroe. Disana mereka meneror warga dengan melakukan pengrusakan dan perampasan harta milik warga setempat.
Akibat peristiwa tersebut, sekitar 6 warga sipil mengalami kerugian harta benda akibat pengrusakan yang dilakukan aparat TNI, 7 warga sipil tewas (6 warga tewas dan mayatnya ditemukan di sungai Arakundo, dan 1 tewas akibat terkena tembakan), 5 warga sipil mengalami luka tembak, dan sekitar 30 orang sempat dinyatakan hilang.
Baca Juga :